Selasa, 15 Februari 2011

Normalisasi

“Normalisasi adalah menghilangkan redudansi data, menentukan key yang unik untuk mengakses data item dan membantu menentukan hubungan yang diperlukan data item” (Jack Febrian, 2004 : 314).
“Normalisasi adalah proses untuk mengorganisasikan file untuk menghilangkan grup elemen yang berulang-ulang”. (Jogiyanto HM, 1999 : 403).
Normalisasi adalah suatu teknik yang menstrukturkan data dalam cara tertentu untuk membantu mengurangi atau mencegah timbulnya masalah yang berhubungan dengan pengolahan data dalam database.
Proses normalisasi merupakan proses pengelompokkan elemen data menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya.
Field atribut kunci mempunyai hubungan yang sangat erat dengan normalisasi dan tidak akan mungkin dipisahkan karena untuk membentuk database yang optimal dan menghilangkan ketergantungan -ketergantungan transitif, join, dan fungsional.
Field atribut kunci adalah field yang memiliki fungsi sebagai kunci di dalam database. File yang menjadi kunci yang unik disebut dengan field kunci (Key Field). File kunci yang biasa digunakan ada lima, yaitu :

a.Candidate key (Calon Kunci)
Satu atribut satu set minimal attribut mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifik dari suatu entity.

b.Primary key (Kunci Primer)
Satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang spesifik, akan tetapi juga dapat mewakili kejadian dari suatu entity.

c.Alternate Key (Kunci Alternatif)
Adalah kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai primary key, dimana kerap kali kunci alternatif ini dipakai sebagai kunci pengurutan dalam pembuatan laporan.


d.Foreign Key (Kunci Tamu)
Satu atribut atau satu set atribut yang melengkapi satu relationship (hubungan) yang menunjukkan induknya.

e.Super Key
Yaitu himpunan dari suatu atribut atau lebih entitas yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik sebuah entitas dalam entitas set.
Di dalam proses normalisasi perlu dikenal dahulu definisi dari tahap normalisasi yaitu sebagai berikut :

1.Bentuk tidak normal (Unnormalized Form)
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada yang diharuskan mengikuti suatu format tertentu dapat saja data tidak lengkap atau terduplikasi.

2.Bentuk Normal Kesatu (1NF/First Normal Form)
Bentuk normal kesatu mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam flat file (file data atau rata), data dibentuk dalam satu record demi record dan nilai dari fields berupa “automatic value.”

3.Bentuk Normal Kedua (2NF/Second Normal Form)
Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria untuk normal kesatu.

4.Bentuk Normal Ketiga (3NF/Third Normal Form)
Bentuk normal ketiga maka relasi haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua atribut bukan primer tidak punya hubungan yang transitip.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar